Anak Medan Bercanda Membuat Tersinggung ?

 

Kalau kita cerita tentang anak medan memang tidak ada habisnya ,banyak sekali yang bisa dibahas disini.butuh sedikit waktu saja untuk kamu bisa tertular jika kamu memang cinta akan kota medan.

Selain penyebutan kota yang ‘dipaksakan’ ini, ada lagi kebiasaan anak Medan yg perlu kamu ketahui, agar nanti tidak bingung kalau punya teman anak medan.Dibawah ini ada sedikit contoh becandaan anak medan yang mungkin bagi warga diluar provinsi sumatera utara sedikit kasar. yuk kita cek !

1. “Gosah banyak gaya kau!”

Ya inilah candaan anak Medan. Terkesan kasar, tetapi ini hanyalah sebuah candaan. “Gosah banyak gaya kau!” mengarah pada santai aja deh kamu. Jadi, kalau ada anak Medan menyebutkan itu, ingatlah bahwa itu candaan ya.

2. “Pusingkan dulu kereta kau”

Bingung masuknya? Kenapa ya kok kereta bisa pusing? Jangan terlalu dipikirkan! Arti kalimat tersebut adalah pusing (diputarkan) kereta (motor), sehingga artikan putar dong arah motor kamu.

3. “Kucucuk mata kelen itu nanti!”

Meski memang sih artinya kutusuk mata kalian, tapi jangan takut yaa. Kalimat ini biasa dikeluarkan saat anak-anak Medan bercanda dn serius kok.

4. “Cok kutengok dulu.”

Lah, kalimat apa lagi ini? Bagi anak Medan, arti kalimat ini sungguh berbeda bagi mereka yang tinggal di pulau Jawa. Cok kutengok dulu artinya adalah coba kulihat dulu.

5. “Semalam gak jadi kami kuliah.”

Bukan berarti mereka kuliah malam atau mereka nggak kuliah di malam hari lho yaa. Yang benar adalah kemarin anak Medan tidak jadi kuliah.

6.”Anak Medan aku, kawan.”

Jika kamu bertemu dengan anak Medan, apakah kamu bakal percaya dia benar tinggal di Medan? Belum tentu lho, bisa jadi dia ada di suatu daerah di Sumatera Utara. Namun atas dasar kekompakan daerah, semua anak Sumatera Utara akan menyebutkan mereka anak Medan.

7. “Apalah awak ni, ye kan”

Kalimat ini sering digunakan anak Medan ketika sedang pasrah. Artinya adalah apa sih awak (saya) ini ya, kan (yekan).

8. “Cocok ko rasa?”

Artinya sudah tepat kah? Bisa jadi anak Medan mengeluarkan kata ini ketika sedang bingung.

9. “Senggol sikit retak ginjal kau ku buat le “
Keras kali kosa katanya ya kan ?

10. “cok ko apakan si apa itu dulu”
Maksudnya coba kamu buat dulu ,tergantung kata awalnya kemana ,bingung kan.

11. Telor  !
Ini pengalaman orang yang baru saja tinggal dimedan .” Saya baru 3 bulan di medan. Karena dapet suami orang medan. Sampai sekarang masih susah bedain orang berantem sama becanda. Pernah saya naik angkot supirnya ribut sama supir lain terus teriak “TELORRRR” . Saya dengan polosnya bertanya dengan suami saya diangkot “kok berantem ngomong telor”, alhasil seangkot ketawa semua.

Induk Perusahaan Google Temui Pejabat Pajak Indonesia

Jakarta - Eksekutif senior Alphabet, induk perusahaan Google, dari kantor pusat Asia Pasifik dikabarkan telah bertemu dengan pejabat kantor pajak Indonesia. Demikian dikabarkan sumber terkait yang dikutip detikINET dari Reuters.Kedatangan para bos Alphabet itu adalah...

Agar Tak Dikejar Pajak, Selebgram Hingga Youtubers Bisa Ikut Tax Amnesty

Malang - Selebgram hingga youtubers diincar untuk membayar pajak. Namun, jika mereka selama ini tidak pernah lapor dan membayar pajak, maka bisa mengikuti program tax amnesty yang sedang bergulir saat ini."Kalau mereka sudah lama nggak pernah lapor dan nggak pernah...

Amnesti Pajak Sumbang Kenaikan Rasio Pajak 1,08% Terhadap PDB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Raden Pardede mengatakan, pelaksanaan amnesti pajak pada tahun ini akan meningkatkan rasio pajak 1,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ini merupakan bentuk usaha pemerintah agar...

Keluhan Pegawai Pajak untuk Sri Mulyani Soal Penangkapan KPK

Jakarta - Penangkapan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus suap memicu kekecewaan banyak pihak, khususnya para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang selama ini menjunjung...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *