Daftar Nama Ketua Umum Partai Politik Terbaru

Posted by Khamid Q

on 23:40


Info Tercepatku – Di indonesia terdapat beberapa nama partai politik yang siap bersaing di setiap pemilu yang berlangsung selama 5 tahun sekali. para partai tersebut tentunya memiliki struktur organisasi masing masing. salah satu jabatan penting adalah ketua umum. dialah yang bertindak untuk membawahi semua kepengurusan. dia juga yang menentukan kebijakan dan paling berpengaruh di sebuah organisasi termasuk juga parpol.


Di indonesia sendiri, dari banyak partai yang ada, nama setiap ketumnya selalu terkenal dan paling sering muncul di berbagai media baik televisi maupun internet. nama nama ketua umum parpol mungkin sudah tidak asing bagi anda. beberapa nama bahkan merupakan mantan presiden indonesia. partai populer macam golkar PKB mungkin sudah anda ketahui siapa ketum nya, namun bagaimana dengan yang baru saja dibentuk macam nasdem dan hanura?


Nah, kali ini akan menginformasikannya untuk anda. list dibawah ini merupakan update terbaru tahun 2014/2015 dimana mereka sedang menjabat. so langsung saja simak ulasan detailnya dibawah ini . . .


Daftar Nama Ketua Umum Partai Politik Terbaru





Daftar Nama Ketua Umum Partai Politik Terbaru :

Partai Demokrat : Susilo Bambang Yudhoyono




SBY atau susilo bambang yudhoyono merupakan ketua sekaligus orang yang mendirikan partai berlambang merci ini.

Partai Golkar : Aburizal Bakrie



Aburizal bakrie merupakan seorang pengusaha sukses dan masuk dalam salah satu orang terkaya di indonesia. ia mewarisi estafet kepemimpinan dari ketum sebelumnya.

PDI Perjuangan : Megawati Soekarno Putri 



Megawati adalah anak presiden pertama ir soekarno dan telah menjabat posisi ketum selama beberapa dekade di pdi perjuangan.

Partai Kebangkitan Bangsa : Muhaimin Iskandar



Setelah terlibat konflik perseteruan dengan istri mendiang gus dur. akhirnya muhaimin berhasil mengukuhkan diri sebagai ketum yang sah.

Partai Keadilan Sejahtera : Anis Matta



Anis mata mengisi posisi ketum setelah menggantikan lufi hasan ishak beberapa tahun silam.

Partai Amanat Nasional : Hatta Rajasa



Hatta rajasa merupakan besan dari presiden sby, tahun 2014 lalu ia maju sebagai wakil prabowo subianto dalam pertarungan memperebutkan kursi presiden.

Partai Persatuan Pembangunan : Suryadharma Ali



Selain ketum PPP, ia juga merupakan menteri agama pada masa rezim SBY.

Partai Hanura : Wiranto



Mantan politisi partai golkar ini mendirikan sebuah partai sendiri yang diberi nama hanura dan menjabat sebagai ketumnya setelah kalah bersaing di bursa ketua umum partai golkar.

Partai Nasdem : Rio Capela



Rio capela menjabat sebagai ketum nasdem sejak awal berdirinya partai ini beberapa tahun yang lalu.

Partai Gerindra : Suhardi



Suhardi ditunjuk oleh prabowo sebagai ketua untuk menjalankan partai ini. 


Nah, itu tadi sekilas informasi yang bisa kami bagikan untuk anda. semua informasi diatas akan berguna bagi anda untuk menambah wawasan dan referensi. terima kasih telah menyimak.

Induk Perusahaan Google Temui Pejabat Pajak Indonesia

Jakarta - Eksekutif senior Alphabet, induk perusahaan Google, dari kantor pusat Asia Pasifik dikabarkan telah bertemu dengan pejabat kantor pajak Indonesia. Demikian dikabarkan sumber terkait yang dikutip detikINET dari Reuters.Kedatangan para bos Alphabet itu adalah...

Agar Tak Dikejar Pajak, Selebgram Hingga Youtubers Bisa Ikut Tax Amnesty

Malang - Selebgram hingga youtubers diincar untuk membayar pajak. Namun, jika mereka selama ini tidak pernah lapor dan membayar pajak, maka bisa mengikuti program tax amnesty yang sedang bergulir saat ini."Kalau mereka sudah lama nggak pernah lapor dan nggak pernah...

Amnesti Pajak Sumbang Kenaikan Rasio Pajak 1,08% Terhadap PDB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Raden Pardede mengatakan, pelaksanaan amnesti pajak pada tahun ini akan meningkatkan rasio pajak 1,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ini merupakan bentuk usaha pemerintah agar...

Keluhan Pegawai Pajak untuk Sri Mulyani Soal Penangkapan KPK

Jakarta - Penangkapan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus suap memicu kekecewaan banyak pihak, khususnya para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang selama ini menjunjung...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *