Dijual Mobil Bekas Harga Murah Bisa Negosiasi

Dijual Mobil Bekas Murah – Halo saudaraku sekalian, apakah Anda sedang mencari mobil bekas yang dijual dengan harga murah? Jika iya, Anda berada di suatu halaman yang saya katakan tepat tapi juga sebenarnya kurang tepat. Kenapa demikian, jika Anda pembaca setia blog ini psati sudah tau jika beberapa waktu yang lalu saya memasang iklan, yang isinya menjelaskan bahwa saya menjual mobil bekas milik orang tua saya dengan harga yang sangat murah. Jadi, mobil yang saya jual adalah mobil Suzuki Carry Futura 1.6 tahun 1997. Kondisi bodi mobil saya katakan 90% bagus. Ada beberapa penyok sedikit dibagian belakang kareng saya sedikit ceroboh saat mengemudikannya sewaktu masih belajar menyetir. Kenapa mobil tersebut kami jual dengan harga sangat murah? Simak terus artikel ini, “Dijual Mobil Bekas Harga Murah Bisa Negosiasi!”

Ya, kembali lagi ke pertanyaan tadi. Kenapa mobil Suzuki Carry tersebut kami jual? Mobil Carry milik orang tua saya dibeli tahun 1997. Itu adalah mobil pertama keluarga kami.

DIJUAL MOBIL BEKAS HARGA MURAH BISA NEGOSIASI

Jual Mobil Bekas Murah

Mobil Suzuki Carry milik kami ini dapat menampung 9 orang. Baris pertama 2 orang, baris kedua 3 orang, dan dibaris ketiga tempat duduknya berhadapan dan dapat menampung 4 orang. Banyak kan? Karena dulu anggota keluarga kami hanya 4 orang dan ditambah 1 supir, maka baris ketiga otomatis kosong dan sering digunakan untuk menaruh barang-barang kulakan. Sampai akhirnya ditahun 2015 ini, orang tua saya ingin ganti mobil. Dan gantinya ialah mobil yang kurang lebih mirip dengan mobil kami yang lama, yaitu bisa menampung banyak orang dan harus punya bagasi yang luas karena sewaktu-waktu digunakan untuk kulakan.

Bagi yang sudah membaca artikel-artikel saya sebelumnya, pasti tau bahwa kami memutuskan untuk membeli mobil Suzuki APV Arena GX 2015 warna Burgundy karena termasuk jenis Mobil Keluarga Dengan Bagasi Super Luas. Nah, saya ingin menceritakan bagaimana saat saya hendak menjual mobil tersebut. Saya sebenarnya bingung bagaimana cara agar mobil tersebut cepat laku. Akhirnya saya menggunakan cara “getok tular” alias cerita dari mulut ke mulut. Untuk membangkitkan minat orang, saya katakan bahwa saya menjual mobil ya walaupun mobil bekas tapi harganya murah dan bisa negosiasi. Sudah murah, masih bisa nego pula. Siapa yang tidak tertarik?

Seandainya dibuat iklan, mungkin bunyinya “Woro-woro, dijual mobil bekas murah dan masih bisa nego!”. Singkat cerita akhirnya mobil tersebut sudah laku. Saya melihat pasaran, saya kira mobil saya masih patut dihargai 135-145 juta. Namun, saya menetapkan harga jual mobil kami hanya 130 juta dan bisa dinego! Akhirnya mobil Suzuki Futura kami laku dengan harga Rp 127,5 juta. Murah bukan? Itulah cerita dibalik slogan “Dijual Mobil Bekas Harga Murah Bisa Negosiasi!”. Cari info dijual mobil bekas murah? Banyak kok!

Induk Perusahaan Google Temui Pejabat Pajak Indonesia

Jakarta - Eksekutif senior Alphabet, induk perusahaan Google, dari kantor pusat Asia Pasifik dikabarkan telah bertemu dengan pejabat kantor pajak Indonesia. Demikian dikabarkan sumber terkait yang dikutip detikINET dari Reuters.Kedatangan para bos Alphabet itu adalah...

Agar Tak Dikejar Pajak, Selebgram Hingga Youtubers Bisa Ikut Tax Amnesty

Malang - Selebgram hingga youtubers diincar untuk membayar pajak. Namun, jika mereka selama ini tidak pernah lapor dan membayar pajak, maka bisa mengikuti program tax amnesty yang sedang bergulir saat ini."Kalau mereka sudah lama nggak pernah lapor dan nggak pernah...

Amnesti Pajak Sumbang Kenaikan Rasio Pajak 1,08% Terhadap PDB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Raden Pardede mengatakan, pelaksanaan amnesti pajak pada tahun ini akan meningkatkan rasio pajak 1,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ini merupakan bentuk usaha pemerintah agar...

Keluhan Pegawai Pajak untuk Sri Mulyani Soal Penangkapan KPK

Jakarta - Penangkapan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus suap memicu kekecewaan banyak pihak, khususnya para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang selama ini menjunjung...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *