Perbedaan Honda Brio dan Toyota Agya

Mobil City Car yang berlabel LCGC (Low Cost Green Car)
memang menjadi pilihan di tengah-tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu saat
ini. Kehadiran mobil city car dengan harga terjangkau saat ini semakin banyak
pilihan. Para pelaku otomotif di Indonesia saat ini sedang berebut market share
untuk segmen mobil murah. Ini terbukti makin banyaknya produsen otomotif di
Indonesia memperkenalkan mobil city  car
murah dengan spesifikasi yang bersaing. Yang paling anyar tentu saja Honda
dengan Honda Brio dan Toyota dengan Toyota Agya. Dua pabrikan otomotif asal
jepang ini sangat serius menggarap mobil murah di Indonesia dengan harapan
dapat mendongkrak penjualan kedua pabrikan ini secara global. Jadi sangat
menarik jika kita melihat perbandingan Honda Brio dengan Toyota Agya dari sisi
teknologi dan performa kedua mobil ini.

Target pasar untuk kedua mobil city car murah ini adalah
kalangan Mahasiswa, anak muda, kaum hawa dan keluarga kecil yang baru memiliki
mobil. Di lihat dari kemampuan ekonomi calon pembelinya, mobil murah seperti
Honda Brio dan Toyota Agya adalah orang dengan penghasilan sekitar 5-7 juta
perbulan. Dengan penghasilan tersebut sangat cocok untuk membeli mobil murah
semisal Honda Brio atau Toyota Agya, mengingat biaya perawatan dan operasional
mobil ini tidak terlalu mahal.
Perbedaan Honda Brio dan Toyota Agya

Honda Brio dan Toyota Agya memiliki kesamaan dari segmen
pasar, harga sama-sama terjangkau, biaya perawatan dan operasional yang
sama-sama murah. Perbedaan yang paling jelas tentu saja beda pabrikan dan beda
spesifikasi mesin. Nah pada kesempatan kali ini Berita Otomotif akan membahas
kelebihan dan kekurangan Honda Brio dan Toyota Agya sebagai pertimbangan anda
dalam menentukan pilihan mobil city car yang terjangkau.

Perbandingan Honda Brio Dengan Toyota Agya
Perbandingan Honda Brio dengan Toyota Agya dilihat dari
dimensinya
Tampilan desain Ekterior Honda Brio lebih sporty.
Spesifikasi mesin lebih besar dari Toyota Agya, dan
satu-satunya mobil LCGC dengan 4 silinder
Teknologi iVTec yang disematkan pada Honda Brio membuat Brio
tidak sekedar mobil murah tapi juga sekelas dengan mobil non-LCGC.
Fitur keselamatan yang lengkap seperti teknologi G-CON yaitu
sebuah teknologi yang mampu meredam energi benturan. Dual SRS Airbags dan  pretensioner seatbelt.
Akselerasi lebih halus dengan fitur Drive By Wire.
Secara keseluruhan, dari spesifikasi mesin, akselerasi dan
desain, Berita Otomotif memang menjagokan Honda Brio. Satu-satunya kekurangan
Honda Brio adalah karena diusung oleh pabrikan Honda yang jaringan purna
jualnya tidak seluas Toyota.
Bermesin kecil hanya 998 cc, Toyota Agya sedikit lebih irit
dari Honda Brio.
Biaya perawatan yang lebih murah karena didukung oleh
jaringan purna jual Toyota yang luas
Walaupun Honda Brio memiliki fitur-fitur yang lebih lengkap,
bukan berarti Toyota Agya tidak memiliki fitur sama sekali. Fitur keselamatan
seperti Dual SRS Airbags juga telah disematkan pada Toyota Agya. Lalu
Harga yang lebih murah dari Honda Brio, yaitu pada kisaran
harga 100 juta – 135 Jutaan.
Radius putar Toyota Agya lebih baik dari Honda Brio membuat
Toyota Agya gesit di jalanan perkotaan.
Desain Ekterior masih kalah dengan Honda Brio
Akselerasi kurang baik dibandingkan mobil city car
sekelasnya.
Kode Mesin 1KR-DE dengan 3 silinder membuat Toyota Agya
lebih berisik.

Nah Demikian Perbandingan Honda Brio dan Toyota Agya yang
sama-sama berlabel mobil LCGC. Penilaian desain ekterior di atas berdasarkan
opini Berita Otomotif. Penilaian dari sisi mesin dan performa kami sadur dari
beberapa sumber. Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang sedang mencari mobil
murah city murah berlabel LCGC. Baca Juga Artikel Kami tentang : Mobil Bekas
Yang Layak Harga Murah

Induk Perusahaan Google Temui Pejabat Pajak Indonesia

Jakarta - Eksekutif senior Alphabet, induk perusahaan Google, dari kantor pusat Asia Pasifik dikabarkan telah bertemu dengan pejabat kantor pajak Indonesia. Demikian dikabarkan sumber terkait yang dikutip detikINET dari Reuters.Kedatangan para bos Alphabet itu adalah...

Agar Tak Dikejar Pajak, Selebgram Hingga Youtubers Bisa Ikut Tax Amnesty

Malang - Selebgram hingga youtubers diincar untuk membayar pajak. Namun, jika mereka selama ini tidak pernah lapor dan membayar pajak, maka bisa mengikuti program tax amnesty yang sedang bergulir saat ini."Kalau mereka sudah lama nggak pernah lapor dan nggak pernah...

Amnesti Pajak Sumbang Kenaikan Rasio Pajak 1,08% Terhadap PDB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Raden Pardede mengatakan, pelaksanaan amnesti pajak pada tahun ini akan meningkatkan rasio pajak 1,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ini merupakan bentuk usaha pemerintah agar...

Keluhan Pegawai Pajak untuk Sri Mulyani Soal Penangkapan KPK

Jakarta - Penangkapan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus suap memicu kekecewaan banyak pihak, khususnya para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang selama ini menjunjung...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *