Review dan Sinopsis Ice Age (2002) Penculikan Bayi di Zaman Es [Three Men and a Baby, But in the Ice Age]

 

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Review dan Sinopsis Ice Age (2002) Penculikan Bayi di Zaman
Es [Three Men and a Baby, But in the
Ice Age]

Oleh Skywalker HunterNabil Bakri

“My
family abandoned me. They kinda migrated without me. You should’ve seen what
they did last year. I mean, they got up early, and quietly tied up my hands and
feet, and gagged me with a field mouse, and barricaded the cave door, and
covered their tracks, and traveled through water so I’d lose their scent,
and… and… who needs ‘em anyway?”—Sid

Review berikut menggunakan gambar/foto milik pemegang hak
cipta yang dilindungi doktrin fair use. The following review utilizes
copyrighted pictures under the doctrine of fair use.

Genre             : Komedi—Petualangan
[Animasi Full CGI]

Rilis                 :

Durasi             : 81 menit

Sutradara       : Chris
Wedge

Pemeran         : Ray Romano, John Leguizamo, Denis Leary

Episode           : –

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Sinopsis

Zaman
es telah datang. Para binatang purba harus segera mencari tempat tinggal baru
yang lebih hangat. Mereka semua berbondong-bondong pergi membentuk barisan migrasi
menuju tempat tinggal yang baru. Sid adalah seekor kukang ceroboh yang
diam-diam ditinggal migrasi oleh keluarganya. Ketika ia bangun, seluruh anggota
keluarganya sudah lebih dulu pergi dan sengaja tidak membangunkannya. Sid pun
harus melakukan perjalanan seorang diri. Di dalam barisan migrasi, seekor
mammoth bernama Manny justru berjalan ke arah yang berlawanan dengan barisan
migrasi—ia adalah seekor mammoth penyendiri. Manny dipertemukan dengan Sid
ketika kukang tersebut mengganggu makan siang dua ekor badak purba yang
kemudian mengejarnya. Kedua badak tersebut ingin membunuh Sid karena telah
memakan bunga dandelon terakhir sebelum zaman es meliputi seluruh wilyah dan
mustahil bagi dandelion untuk tumbuh. Meskipun Manny tidak peduli dengan Sid, tetapi
ia tidak suka ada makhluk yang membunuh hanya untuk bersenang-senang atau
melampiaskan emosi. Maka, ia membantu Sid lolos dari serangan kedua badak
tersebut. Sid merasa berterima kasih kepada Manny dan mengikuti kemanapun Manny
pergi—meskipun Manny berkali-kali meminta Sid untuk pergi menjauhinya.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Di
waktu yang bersamaan, Diego si macan gigi pedang [saber-toothed tiger]
mendapatkan tugas dari pemimpin kelompoknya, Soto, untuk menculik seorang bayi
manusia. Soto menyimpan dendam kepada manusia yang telah memburu para macan
gigi pedang dan menggunakan kulit mereka sebagai pakaian. Karenanya, Soto
meminta Diego untuk membawa bayi manusia hidup-hidup agar Soto bisa
melampiaskan dendamnya. Kelompok macan gigi pedang tersebut berhasil menyerang
sebuah desa manusia dan membuat seorang ibu dan bayinya terpojok. Sebelum Diego
berhasil menyambar bayi itu, sang ibu terjun ke sungai dan menghilang. Ketika
berjalan melewati sungai, Manny dan Sid melihat seorang ibu yang berpegangan
pada sebatang pohon. Ibu itu memberikan bayinya kepada mereka berdua sebelum
akhirnya hanyut terbawa arus. Mengetahui bahwa rencananya berantakan, Soto
memerintahkan Diego untuk mencari bayi itu dan membawanya ke lokasi pertemuan
yang sudah ditentukan. Diego pun melacak kebaradaan bayi tersebut dan bertemu
dengan Manny serta Sid. Mammoth dan kukang itu hendak membawa si bayi kembali
ke desa manusia. Namun, desa tersebut sudah porak poranda dan
ditinggalkan—Manny dan Sid tidak tahu bahwa desa tersebut baru saja diserang
oleh Diego dan kelompoknya. Akhirnya, Diego menawarkan diri untuk menjadi
pemandu agar mereka depat menemukan keluarga bayi itu. Dengan terpaksa, Manny
menerima tawaran Diego.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Ketiga
hewan purba itu pun melakukan petualangan besar dalam misi mengembalikan si
bayi kepada keluarganya. Selama perjalanan, mereka mengalami berbagai hal yang
menegangkan, menyedihkan, dan menyenangkan. Selain harus melalui berbagai
rintangan untuk mencari keluarga si bayi, mereka bertiga harus bekerja sama
merawat bayi itu; mulai dari memberinya makan sampai mengajarinya berjalan.
Perjalanan yang panjang itu mulai mengubah sifat Manny, Sid, dan Diego. Namun
di tengah perjalanan, Soto mengirimkan dua anak buahnya untuk memeriksa
perkembangan misi Diego. Macan gigi pedang itu kembali diingatkan tentang misinya
membawakan bayi manusia kepada Soto yang semakin kehilangan kesabaran. Diego
berpesan agar Soto mau bersabar karena Diego tidak hanya akan membawakan bayi
manusia, tetapi juga seekor mammoth untuk menjadi santapan kelompok macan gigi
pedang. Meskipun Manny dan Sid senantiasa waspada kepada Diego, mereka
sebenarnya memberikan kepercayaan kepada Diego sebagai pemandu jalan. Apakah
Diego akan mengkhianati kepercayaan mereka?

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

01 Story Logic

Ice
Age memiliki sebuah privilege animasi
yang tidak dimiliki oleh film-film live action, yakni film ini diperbolehkan
untuk menampilkan berbgai hal konyol, tidak logis, atau mustahil di dunia
nyata. Bahkan, justru di sinilah letak keutamaan sebuah animasi:
melebih-lebihkan ekspresi karakter yang mustahil di dunia nyata, atau tidak
logis dalam live action—misalnya karakter yang menelan bom TNT lalu menenggak
air dari dispenser dan ketika meledak justru masuk ke dalam galon, atau ketika
meledak nyawanya melayang dengan sayap malaikat dan lingkaran cahaya di kepala
(sambil membawa harpa kecil). Privilege ini semakin ditegaskan oleh genrenya
yakni Komedi yang memang memiliki aturan logika yang lebih fleksibel ketimbang
film-film non-Komedi: harimau yang ada di kamar mandi hotel dalam film The Hangover itu tidak logis, tetapi
menjadi logis dalam film Komedi. Ice Age telah tampil sesuai dengan genre
Komedi. Selain masuk dalam kategori Komedi, Ice Age juga masuk dalam kategori
Petualangan. Narasi film ini sudah logis sesuai dengan genre petualangan yakni
karakter-karakternya harus menempuh sebuah perjalanan yang pada akhirnya
mengubah sebagian atau seluruh kepribadian mereka. Tentu saja karena film ini
adalah sebuah Komedi—Petualangan, kisah Petualangan di dalamnya tidak seserius
Petualangan dalam seri Indiana Jones.
Implementasi unsur-unsur komedi dalam film ini sudah efektif karena dipadukan
ke dalam unsur-unsur Petualangan sehingga kedua genre yang sebenarnya berbeda
ini dapat menyatu dengan baik. Sebagai contoh, terdapat adegan-adegan humor
ketika Manny, Sid, dan Diego melewati sebuah gua: Sid menemukan bukti evolusi
kukang secara tidak sengaja, terjadi perlombaan mendapatkan bayi dengan
seluncur es, dan Sid yang menirukan dialog film Titanic, “Captain, iceberg ahead!—Kapten, awas ada gunung es!”.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

02 Story Consistency

Secara
umum, alur cerita film ini sudah konsisten karena telah membentuk sebuah cerita
yang utuh. Namun, ada detil cerita yang sebenarnya masih perlu dieksplorasi.
Review Skywalker pada dasarnya dicetuskan dengan ide untuk menilai film
berdasarkan pola yang berulang. Maka, setiap memberikan review, penulis akan
memeriksa database film untuk mencari kecocokan atau kemiripan dengan film-film
atau karya seni yang sudah lebih dulu dipublikasikan. Dalam hal ini, revie
Skywalker mendapati bahwa Ice Age memiliki konsep cerita yang serupa dengan
film Komedi Three Men and a Baby yang
dirilis pada tahun 1987. Apabila kita melihat kepada Three Men and a Baby, terdapat tiga orang sahabat yang terpaksa
menjaga seorang bayi, sama dengan Ice Age, tetapi dalam Ice Age ketiga lelaki
ini belum
menjadi sahabat. Dalam Three Men and a
Baby
, ketiga lelaki sudah menjadi sahabat sehingga tidak
perlu lagi dieksplorasi bagaimana ketiganya menjadi sahabat. Ice Ige memiliki
kekurangan konsistensi bukan dalam hal rajutan cerita [untaian aksi dan reaksi
dari awal sampai akhir], tetapi dalam hal konsep cerita: apakah film ini ingin
membahas tentang 1) tiga sahabat yang harus mengurus bayi, atau 2) terbentuknya
sebuah persahabatan di antara tiga karakter yang tidak saling kenal karena
mengurus bayi.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Apabila
yang pertama, film ini dimulai dengan kenyataan bahwa ketiga karakter intinya
sama sekali tidak saling kenal. Apabila yang ke dua, kisah hidup masing-masing
karakter masih kurang dieksplorasi sehingga belum tampak rajutan cerita yang
menjelaskan tindakan-tindakan mereka secara logis: mengapa Sid ditinggalkan
oleh keluarganya, bagaimana masa lalu Manny sehingga ia bersedia membiarkan Sid
mengikutinya dan ia akhirnya peduli pada bayi yang ia temukan, serta [Spoiler]
apa yang membuat Diego begitu kecewa dengan kelompoknya sehingga ia
mengkhianati mereka demi sosok-sosok yang asing baginya. Selain itu, film ini
juga menyebut-nyebut isu munculnya Ice Age atau Zaman Es [adanya migrasi
besar-besaran, anak-anak hewan purba bermain punah-punahan/play extinction,
kawanan burung Dodo yang paranoid terhadap munculnya Zaman Es, dan lain
sebagainya], tetapi isu itu sendiri nyaris sama sekali tidak ada dampaknya pada
keseluruhan cerita. Isu munculnya Zaman Es baru bisa saja dikaitkan dengan
semakin terdesaknya manusia yang putus asa mencari makanan sehingga semakin
sering berburu dan membutuhkan lebih banyak kulit macan gigi pedang—yang
nantinya berkaitan dengan kebencian Soto terhadap manusia dan alasan Manny
tidak menyukai manusia serta mengapa pada awalnya ia enggan menyelamatkan si
bayi.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

03 Casting Choice and Acting

Para
pengisi suara yang dipilih telah berhasil menghidupkan karakter mereka dengan
baik. Para animator telah melakukan modifikasi pada tampilan karakternya agar
lebih sesuai dengan karakter suara masing-masing pengisi suara. Aktor John
Leguizamo telah mengamati desain karakter Sid dan menentukan suara yang paling
sesuai dengan tampilannya; misalnya kata-kata yang diseret atau berantakan saat
menyebut huruf ‘S’ karena gigi seri Sid yang sangat besar seperti Bugs Bunny.
Setelah mengamati dokumenter proses pengisian suara film ini, penulis
menyimpulkan bahwa para pengisi suara telah dipilih dengan baik dan berhasil
menghidupkan karakter mereka masing-masing.

04 Music Match

Tidak
ada keluhan di pemilihan musik.

05 Cinematography Match

Sinematografi
dalam film ini sudah baik dan mendukung jalannya cerita.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

06 Character Design

Seperti
biasa, dalam proses menilai sebuah film animasi, penulis akan menyelidiki
proses pembuatan filmnya untuk mendapatkan pandangan yang lebih objektif dalam
memberikan penilaian. Penulis mengamati proses pembuatan desain karakter dalam
Ice Age melalui dokmenter yang disediakan oleh Blue Sky dan 20th
Century Fox. Terdapat berbagai desain karakter yang berbeda untuk tiap-tiap
karakter. Manny, misalnya, pada mulanya memiliki desain yang lebih serius
dengan raut wajah lebih intimidatif atau menyeramkan—sangat berbeda dengan
hasil akhir di dalam film. Desain karakter dalam Ice Age secara umum sudah baik
karena telah berada dalam satu gaya atau bahasa desain. Dengan demikian, antar
karakter terlihat seperti berasal dari universe yang sama: desain Manny yang
tampak menyeramkan dan lebih realistis tentunya akan terlihat memiliki gaya
yang berbeda dengan keseluruhan karakter yang lebih lunak ekspresinya dan lebih
cartoonish, sehingga desain tersebut
tidak digunakan dan desain Manny yang lebih ekspresif dan lebih “bersahabat”
digunakan dalam filmnya.

07 Background/Set Match

Desain
latar belakang dalam film ini sudah baik karena menyatu dengan baik dengan
karakternya; karakter dan latar belakang sudah memiliki bahasa desain yang sama
sehingga tampak berada dalam satu universe.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

08 Special and/or Practical Effects

Berbeda
dengan Monsters, Inc. dan Shrek yang dirilis pada waktu yang
berdekatan dengan Ice Age, efek
animasi atau CGI dalam film ini sudah terlihat lebih tertinggal jika ditinjau
dari perspektif 2010 ke atas. CGI dalam Ice Age yang dirilis pada tahun 2002
tampak seperti Toy Story dan A Bug’s Life yang dirilis pada era
1990-an. Namun, ketika film ini dirilis, teknologi tersebut sudah tergolong
baik. Apalagi, Ice Age adalah animasi layar lebar full-CGI pertama yang dirilis
oleh studio animasi Blue Sky. Maka tidak adil jika menilai efek visual film ini
dengan perspektif 2010 ke atas. Ditinjau dari masa penayangan perdananya, efek
viual film ini sudah baik, meskipun tidak se-refined animasi PIXAR—yang mana
hal tersebut wajar [which is understandable] karena pada masa itu gap antara
animasi PIXAR dengan studio lainnya masih sangat besar, apalagi dana pembuatan
Ice Age “hanya” $59 juta, bandingkan dengan Monsters,
Inc.
yang dibuat dengan dana $115 juta.

09 Audience Approval

Mayoritas
penonton memberikan tanggapan yang positif untuk film ini.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

10 Intentional Match

Ice
Age awalnya dimaksudkan untuk menjadi sebuah animasi 2D [hand-drawn animation]
yang akan dikerjakan oleh studio animasi Fox Animation Studios di bawah
pimpinan Don Bluth. Namun seperti yang kita ketahui, studio tersebut ditutup
setelah mengalami masalah selama menyelesaikan dan merilis film
Titan A.E. sehingga mustahil tetap mengerjakan Ice Age. Proyek ini
kemudian dialihkan kepada Blue Sky, perusahaan yang bergerak di bidang jasa
pengerjaan CGI [special effects company] yang baru saja diakuisisi oleh 20th
Century Fox. Film ini awalnya memiliki konsep yang lebih serius dan lebih gelap
daripada yang ditampilkan. Desain karakter awalnya tampak lebih serius dan menacing, bahkan Diego awalnya
dikisahkan tewas akibat berkelahi dengan kelompoknya. Namun, film ini juga
dibuat melalui proses uji coba penonton, di mana para penonton terpilih akan
menyaksikan film tersebut dan reaksi mereka akan memberikan gambaran kepada
pembuat filmnya apakah film tersebut sudah disukai oleh penonton, atau ada
bagian yang harus dihilangkan. Pada akhirnya, Ice Age diputuskan untuk menjadi
sebuah animasi Komedi—Petualangan untuk seluruh keluarga; dengan cerita yang
ringan, penuh warna, dan desain karakter yang lebih “lunak”. Meskipun Ice Age
merupakan sebuah animasi yang memiliki keleluasaan untuk tidak sesuai dengan
realita [berbeda dengan film 10,000 BC
yang secara kodrat diharapkan untuk lebih sesuai dengan sejarah agar believable], film ini tetap dibuat
dengan proses panjang mengamati catatan sejarah dari museum dan pakar sejarah
purbakala. Menurut para pakar dari Museum of Natural History [berdasarkan fitur
Extreme Cool View yang disediakan dalam paket DVD Ice Age], Ice Age boleh saja
memodifikasi anatomi binatang-binatang zaman es, tetapi mereka berharap Ice Age
menegaskan sebuah fakta bahwa “tidak ada dinosaurus di zaman es”. Ice Age telah
berhasil memenuhi tujuan pembutannya dan memenuhi harapan pakar purbakala,
serta memenuhi harapan Fox dan Blue Sky sebagai film full-CGI pertama mereka
yang sukses baik secara finansial maupun respons masyarakat.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

ADDITIONAL CONSIDERATIONS

[Lima poin tambahan ini bisa menambah dan/atau mengurangi
sepuluh poin sebelumnya. Jika poin kosong, maka tidak menambah maupun
mengurangi 10 poin sebelumnya. Bagian ini adalah pertimbangan tambahan
Skywalker, maka ditambah atau dikuranginya poin pada bagian ini adalah hak
prerogatif Skywalker, meskipun dengan pertimbangan yang sangat matang]

01 Skywalker’s Schemata

Saya
menonton film ini untuk pertama kalinya sekitar tahun 2005, dari VCD yang saya
pinjam dari [Alm.] teman saya. Kesan pertama yang saya dapatkan adalah; film
ini unik dan lucu, sehingga sangat menghibur. Karakter Scrat yang hanya
ditampilkan sebagai selingan humor, justru menjadi daya tarik tersendiri. Saya
tidak menonton ulang film ini sampai tahun 2012 ketika saya memutuskan untuk
membeli paket DVD edisi istimewa dengan fitur Extreme Cool View yang telah
mendapatkan sertifikat THX. Ketika menonton ulang pada tahun 2012, saya masih
bisa merasa terhibur oleh film ini—yang artinya Ice Age memiliki Longevity yang
bagus. Barulah ketika saya menonton kembali untuk membuat reviewnya di tahun
2021, saya menyadari adanya sedikit kekurangan pada bagian konsistensi cerita
dan efek visualnya benar-benar terlihat sudah ketinggalan jaman dibandingkan
dengan film full-CGI seangkatan seperti Monsters, Inc., Shrek, dan Finding Nemo
yang rilis setahun setelahnya—berbagai objek dalam Ice Age tampak lebih kasar
dan kurang detil terutama pada background. Meski begitu, secara umum film ini
masih bagus dan menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga. Saya menontonnya
bersama anggota keluarga yang seumuran dengan saya di tahun 2005, yakni
seumuran anak SD [grade school] dan mereka, yang sering disebut sebagai
generasi Tik Tok sekalipun, masih bisa terhibur oleh film ini. Ice Age really stands against the test of
time, it is an outstanding family entertainment
.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

02 Awards

Berdasarkan
catatan
IMDb, Ice Age “hanya”
memenangkan
5 penghargaan dan 30 nominasi. Mesni demikian, nominasi yang diperoleh film ini sangatlah
signifikan karena dinominaskan sebagai Animasi Terbaik dalam Academy Awards
tahun 2003. Penghargaan untuk animasi, pada kala itu, adalah penghargaan baru
yang pertama kali disertakan setahun sebelumnya [2002] dan dimenangkan oleh Shrek. Ice Age dinominasikan dalam
Academy Awards melawan Spirited Away,
Treasure Planet, Lilo and Stitch, serta
Spirit: Stallion
of the Cimarron
.

03 Financial

Dari
dana sebesar $59 juta, film ini berhasil menjual tiket sebesar $386 juta. Ini
berarti Ice Age sukses secara finansial. Penjualan DVD film ini pun sangat
memuaskan karena berhasil menambah keuntungan sebesar lebih dari $67 juta
sampai tahun 2012 saja.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Weekly US DVD Sales

Date

Rank

Units
this
Week

%
Change

Total
Units

Spending
this
Week

Total
Spending

Weeks
in
Release

Mar
19, 2006

12

105,751

 

105,751

$1,373,705

$1,373,705

173

Mar
26, 2006

20

66,790

-37%

172,541

$832,370

$2,206,075

174

Apr
2, 2006

18

80,790

+21%

253,331

$974,174

$3,180,249

175

Apr
9, 2006

17

76,038

-6%

329,369

$929,656

$4,109,905

176

Apr
16, 2006

17

151,476

+99%

480,845

$1,829,254

$5,939,159

177

Apr
23, 2006

24

45,147

-70%

525,992

$498,558

$6,437,717

178

Jul
23, 2006

20

63,194

 

715,099

$884,084

$8,716,033

191

Sep
10, 2006

23

64,735

 

780,872

$774,878

$9,503,336

198

Nov
1, 2009

24

46,384

 

1,158,068

$528,518

$14,347,471

362

Jul
22, 2012

18

38,951

 

1,255,236

$653,929

$15,611,881

504

 

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

04 Critics

Ice
Age mendapatkan tanggapan yang positif dari kalangan kritikus film.

05 Longevity

Setelah
berusia lebih dari 10 tahun, Ice Age masih tetap populer dan mendapatkan
tanggapan yang tetap positif dari kalangan penonton generasi baru. Sampai
artikel ini dirilis [setelah Disney menutup Blue Sky Studio], sekuel terbaru
Ice Age adalah Ice Age: Collision Course,
film ke-5 dalam seri Ice Age yang dirilis pada tahun 2016—14 tahun setelah film
pertamanya dirilis dan tetap sukses secara finansial.

Final Score

Skor
Asli                     : 9.5

Skor
Tambahan           : –

Skor
Akhir                  : 9.5/10

***

Spesifikasi Optical Disc

[Cakram Film DVD/VCD/Blu-ray Disc]

Judul               : Ice Age [Extreme Cool Edition]

Rilis                 : 23 April 2004

Format             : DVD [|||]

Kode
Warna    : 3/NTSC

Fitur                : Audio commentary, Gone Nutty,
deleted scenes, Robots sneak peek, interactive games, trailers, Extreme Cool View,
Scrat Reveals, production featurettes, Bunny, behind the scenes, animation
studies

Support           : Windows 98-10 [VLC Media Player],
DVD Player, HD DVD Player [termasuk X-Box 360]
, Blu-ray Player [termasuk PS 3 dan 4], 4K UHD Blu-ray Player [termasuk PS 5].

Keterangan Support:

[Support VCD, DVD, Kecuali Blu-ray dan 4K]

[Support VCD, DVD,
Termasuk Blu-ray, Kecuali 4K]

[Support Semua
Termasuk 4K]

***

Edisi Review Singkat

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar
penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa
untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Karena menggunakan
standar yang baku, edisi review Skywalker akan jauh lebih pendek dari review
Nabil Bakri yang lainnya dan akan lebih objektif.

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Edisi Review Singkat+PLUS

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar
penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa
untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Apabila terdapat tanda
Review Singkat+PLUS di
bawah judul, maka berdasarkan keputusan per Juli 2021 menandakan artikel
tersebut berjumlah lebih dari 3.500 kata.

Skywalker Hunter adalah alias
dari Nabil Bakri

Keterangan Box Office dan penjualan DVD disediakan oleh The Numbers

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Induk Perusahaan Google Temui Pejabat Pajak Indonesia

Jakarta - Eksekutif senior Alphabet, induk perusahaan Google, dari kantor pusat Asia Pasifik dikabarkan telah bertemu dengan pejabat kantor pajak Indonesia. Demikian dikabarkan sumber terkait yang dikutip detikINET dari Reuters.Kedatangan para bos Alphabet itu adalah...

Agar Tak Dikejar Pajak, Selebgram Hingga Youtubers Bisa Ikut Tax Amnesty

Malang - Selebgram hingga youtubers diincar untuk membayar pajak. Namun, jika mereka selama ini tidak pernah lapor dan membayar pajak, maka bisa mengikuti program tax amnesty yang sedang bergulir saat ini."Kalau mereka sudah lama nggak pernah lapor dan nggak pernah...

Amnesti Pajak Sumbang Kenaikan Rasio Pajak 1,08% Terhadap PDB

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin bidang Kebijakan Moneter, Fiskal, dan Publik, Raden Pardede mengatakan, pelaksanaan amnesti pajak pada tahun ini akan meningkatkan rasio pajak 1,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dan ini merupakan bentuk usaha pemerintah agar...

Keluhan Pegawai Pajak untuk Sri Mulyani Soal Penangkapan KPK

Jakarta - Penangkapan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat dugaan kasus suap memicu kekecewaan banyak pihak, khususnya para pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang selama ini menjunjung...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *